Menurut laporan media asing, Kantor Kartel Jerman, sebuah lembaga antimonopoli Jerman, telah menyetujui rencana bagi BMW, Mercedes Benz, Volkswagen Group, dan ThyssenKrupp untuk bersama-sama membeli lisensi teknologi nirkabel dalam kondisi tertentu.
Pada tanggal 10 Juni, kantor kartel Jerman mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan ini telah diizinkan untuk membentuk aliansi yang disebut Kelompok Negosiasi Lisensi Otomotif.

Kantor kartel menyatakan bahwa industri otomotif perlu membeli lisensi untuk ribuan paten guna mencapai transmisi data nirkabel 4G atau 5G di mobil. Badan tersebut juga menambahkan bahwa aturan persaingan telah memungkinkan beberapa pemilik paten untuk menggabungkan hak teknologi mereka dan memberikannya kepada perusahaan lain untuk menetapkan standar nirkabel.
Lembaga itu menyatakan, "Untuk pertama kalinya, tinjauan kami difokuskan pada kerja sama dengan pemegang lisensi, sehingga kami telah membuat terobosan baru di bidang hukum persaingan, dan kemajuan ini memiliki arti penting yang besar."

Untuk mencegah kolusi yang melanggar persaingan, partisipasi dalam negosiasi bersama harus bersifat sukarela dan terbuka bagi pemasok di industri otomotif, sementara pertukaran informasi harus dibatasi pada "jumlah minimum yang mutlak diperlukan".
Bagi industri otomotif, yang sedang beralih ke kendaraan otonom, emisi rendah, dan kendaraan listrik, merupakan tugas yang rumit untuk mencoba bersama-sama merumuskan standar teknis baru.
Pada tahun 2021, Komisi Eropa menjatuhkan hukuman berat kepada produsen mobil Jerman karena berkolusi pada teknologi emisi bersih, yang merugikan kepentingan pesaing.
