Pada 4 Maret, dilaporkan bahwa laboratorium Google "Moonshot Factory" baru-baru ini merilis chip internet ringan berkecepatan tinggi Taara. Chip ini berdasarkan teknologi fotonik silikon dapat menggunakan cahaya untuk mengirimkan data berkecepatan tinggi di udara, membawa terobosan revolusioner di bidang komunikasi nirkabel.
Dalam tes luar ruangan, tim Taara berhasil menggunakan dua chip Taara untuk mencapai laju transmisi data 10Gbps per detik pada jarak 1 kilometer. Tim mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya chip fotonik silikon telah mencapai kapasitas transmisi data luar ruangan yang begitu besar pada jarak yang jauh, menandai era baru dalam teknologi komunikasi nirkabel.

Teknologi generasi pertama tim Taara Taara Lightbridge secara fisik memandu cahaya melalui sistem yang terdiri dari cermin, sensor, dan perangkat keras.
Namun, chip Taara menggunakan perangkat lunak untuk memandu, melacak dan memperbaiki balok cahaya, dan tidak memerlukan bagian bergerak yang besar dan tebal.
Manajer umum Taara Krishnaswamy mengklaim bahwa tim Taara akan dapat memberikan pengguna akhir 10 kali atau bahkan 100 kali lebih banyak bandwidth daripada antena Starlink, dan biayanya hanya sebagian kecil dari Starlink.
