Lebih Efisien Tanpa Semen! Peneliti Swiss Membangun Robot Konstruksi Cetak 3D yang Berdampak

Dec 28, 2024 Tinggalkan pesan

Para peneliti di sebuah universitas Swiss baru-baru ini membuat "robot konstruksi" untuk "mencetak" rumah menggunakan bahan ramah lingkungan, namun metode konstruksinya berbeda dengan pencetakan 3D tradisional. Tim R&D berharap robot konstruksi ini dapat lebih mendorong pengurangan emisi di industri konstruksi global.

 

Menurut laporan, proses pembangunan rumah dengan penelitian dan pengembangan terkini dari Institut Teknologi Federal Swiss mirip dengan proses pembuatan rumah cetak 3D, bedanya robot tersebut mengadopsi teknologi "pencetakan dampak", yang dapat memotong bahan bangunan kental menjadi balok-balok, lalu menembak ke posisi yang ditentukan dengan kecepatan 36 kilometer per jam.


news-640-320

Lauren Vassy, ​​Ph.D., Institut Teknologi Federal Swiss: Pada dasarnya, yang kami lakukan adalah menyatukan bahan bangunan, tetapi tanpa menggunakan struktur mekanis atau cetakan bangunan apa pun dalam prosesnya, dan robot menembak dengan kecepatan tinggi untuk menumpuknya. bahan bangunan lapis demi lapis.

 

Menurut peneliti, kelebihan metode konstruksi terbaru ini adalah dapat “terbuat dari bahan lokal”. Bahan bangunan robot konstruksi tidak memerlukan semen sama sekali, dan tanah yang digali saat meletakkan pondasi dicampur dengan sedikit bahan tambahan untuk membuat bahan bangunan.

 

Lauren Vassy, ​​Ph.D., Institut Teknologi Federal Swiss: Jika sistem mekanis ini dapat digunakan dalam skala besar, kita memiliki potensi besar untuk membuat bangunan menjadi cepat dan ramah lingkungan.

 

Menurut penelitian yang relevan, industri konstruksi menyumbang 37% emisi karbon global. Hampir setengah dari total emisi karbon sebuah bangunan berasal dari bahan bangunan dan proses konstruksi. Tim Swiss berharap dapat mendorong pengurangan emisi di seluruh industri konstruksi dengan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan meningkatkan kecepatan konstruksi.