Pada tanggal 22 September 2025, Uber Eats mengumumkan kemitraan dengan perusahaan drone Israel Flytrex untuk meluncurkan program percontohan pengiriman drone di wilayah tertentu di Amerika Serikat pada akhir tahun ini. Langkah ini menandai kembalinya resmi Uber Eats ke sektor "logistik udara" dan memberikan vitalitas baru ke dalam industri pengiriman makanan.

Flytrex adalah mitra kuat platform ritel dan pengiriman makanan seperti Walmart dan DoorDash. Drone ini juga telah menerima persetujuan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk penerbangan "beyond visual line of sight" (BVLOS), yang memungkinkan pilot drone beroperasi tanpa saling berhadapan langsung, memberikan dukungan kepatuhan teknis dan peraturan yang penting untuk program percontohan. Menurut pengumuman kemitraan, pengguna di wilayah percontohan akan menerima pesanan mereka dalam beberapa menit. Pengiriman dengan drone tidak hanya akan mempercepat pengiriman secara signifikan namun juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas dan mengurangi emisi karbon, sehingga menawarkan efisiensi dan manfaat lingkungan. Uber juga akan berinvestasi di Flytrex untuk mempercepat adopsi dan perluasan teknologi pengiriman drone di Amerika Serikat.
Ini bukan upaya pertama Uber Eats dalam pengiriman drone. Pada awal tahun 2018, Uber mengusulkan peluncuran pengiriman makanan dengan drone pada tahun 2021. Pada tahun 2020, Uber melakukan pengujian dengan McDonald's di San Diego dan lokasi lain melalui program Uber Elevate. Namun, karena adanya perubahan peraturan dan strategi, rencana tersebut tidak sepenuhnya dilaksanakan. Kini, dengan FAA secara bertahap melonggarkan peraturan drone komersialnya dan Flytrex telah menyelesaikan lebih dari 200.000 pengiriman di North Carolina, Texas, dan lokasi lainnya, Uber Eats meluncurkan kembali rencananya melalui program percontohan ini.
Saat ini, tanggal peluncuran spesifik dan lokasi layanan percontohan belum diumumkan. Analis industri menyatakan bahwa jika pengiriman melalui drone berjalan lancar, hal ini akan mempersingkat waktu pengiriman secara signifikan, membuka lebih banyak kemungkinan inovasi dalam industri pengiriman makanan, dan mendorong otomatisasi lebih lanjut serta peningkatan kecerdasan di sektor pengiriman.
