ABB Presductor ®: 70 Tahun Teknologi Piezoelektrik Terkemuka

Oct 22, 2024 Tinggalkan pesan

Presduktor ® pertama ABB Sensor piezoelektrik dikembangkan di Westerros, Swedia pada awal tahun 1950an dan dipatenkan pada tahun 1954.

 

Peluncuran teknologi sensor inovatif ini telah membawa lompatan kualitatif terhadap keandalan tension head di lingkungan industri yang keras

 

Dengan menggunakan teknologi piezoelektrik, ini membantu berbagai bahan yang diperlukan (seperti kertas dan logam) mencapai ketebalan yang lebih halus, seragam, dan konsisten

 

1

Sensor magnetik tekanan Presductor ® membantu meningkatkan kualitas produksi

 

ABB merayakan Presductor ® Peringatan 70 tahun lahirnya teknologi piezoelektrik, yang berhasil dikembangkan di Westeros, Swedia pada awal tahun 1950an dan dipatenkan pada tahun 1954. Pengenalan teknologi inovatif ini memberikan tekanan yang andal untuk lingkungan industri yang keras seperti pabrik kertas dan pabrik baja.

 

Sensor tegangan inovatif ini dikembangkan oleh Dr. Orvar Dahle dari Universitas California, Los Angeles (UCLA) untuk memenuhi persyaratan industri yang semakin ketat. Beliau pernah menjadi peneliti di Asea yang kemudian menjadi bagian dari Asea Brown Boveri (ABB). Dr Dahle berhasil menerapkan efek magneto elastis, di mana sifat magnetik suatu bahan dipengaruhi oleh gaya mekanik yang diterapkan padanya, sehingga menciptakan teknologi ini.

 


Daniel Jonsson, Manajer Lini Produk Global untuk Unit Bisnis Pengukuran dan Analisis ABB, mengatakan, "Presduktor, yang dikembangkan pada tahun 1950-an ® Teknologi sensor magnetik tekanan telah membuka pintu ke tingkat kualitas produksi baru bagi perusahaan. Ini adalah sebuah revolusi dalam mengukur gaya eksternal, tegangan, tekanan, dan torsi secara akurat dan stabil di lingkungan industri berat yang keras. Teknologi ini telah menciptakan dunia material yang hampir sempurna.

 

 

2

Presduktor yang digunakan dalam produksi dan manufaktur ® Sensor magnetik tekanan

 

Dari mobil hingga peralatan mesin, dari produk kertas hingga produk plastik, baik konsumen maupun pelaku bisnis berharap strip logam yang terbuat dari baja, aluminium, atau tembaga, serta lembaran fleksibel yang terbuat dari kertas atau plastik, dapat menjadi sangat halus, konsisten, dan berkualitas tinggi. ketebalan seragam. Untuk memenuhi harapan tersebut, diperlukan teknologi pengukuran tegangan yang canggih dan tepat.

 

Saat terkena gaya mekanis, sensor tekanan magnetik Presductor ® ABB menghasilkan sinyal pengukuran, yang merupakan hasil perubahan medan magnet. Karena sinyal-sinyal ini tidak bergantung pada gerakan fisik atau deformasi, indentor memiliki sensitivitas dan toleransi beban berlebih yang kuat, dan hampir tidak ada batasan jumlah siklus beban tubuh.

 

Berdasarkan berbagai jenis indentor, teknologi ini secara alami dapat mengatasi kelebihan beban mulai dari 300% hingga 1000% kapasitas indentor, sedangkan deformasi pada beban industri pada umumnya hanya 0,02 hingga 0,05 milimeter. Ini 10 hingga 100 kali lebih kecil dibandingkan perpindahan yang biasanya dihasilkan oleh sensor berdasarkan gerakan fisik.

 

Sebaliknya, sistem lain mengandalkan gerakan fisik - elemen pengukuran yang menekuk atau meregang - untuk menghasilkan sinyal listrik. Ketergantungan pada perpindahan membuat sistem ini lebih rapuh dalam lingkungan pengoperasian yang keras.

 

Selama bertahun-tahun, teknologi piezoelektrik terus meningkat. Misalnya, karena perkembangan material, desain mekanis, dan teknologi produksi, kapasitas pengenal komponen piezoelektrik saat ini jauh lebih rendah dibandingkan produk generasi sebelumnya. Meskipun demikian, teknologi dasar yang menjadi inti solusi tetap tidak berubah dan terus memberikan kinerja luar biasa dalam aplikasi yang menantang.

 

4

Stressometer ABB berdasarkan sensor magnetik Tekanan Presductor ®

 

Saat ini, teknologi demagnetisasi Presductor ® telah menjadi identik dengan tension head berperforma tinggi, berkat kombinasi presisi, kapasitas beban berlebih, dan kemampuannya menahan lingkungan yang keras. Selama bertahun-tahun, ABB telah memasang lebih dari 100.000 Presduktor di seluruh dunia ® Tension head.

 

Divisi Otomasi Proses ABB menyediakan otomatisasi, elektrifikasi, dan solusi digital untuk operasi industri, memenuhi berbagai kebutuhan pengguna mulai dari pasokan energi, air, dan material hingga manufaktur produk dan transportasi. Dengan teknologi canggih dan keahlian layanan, divisi Otomasi Proses ABB memiliki sekitar 20.000 karyawan di seluruh dunia yang berdedikasi untuk membantu pelanggan di industri proses, industri hibrida, dan industri maritim meningkatkan kinerja dan keselamatan operasional, memberdayakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan efisien.

 

ABB adalah pemimpin teknologi di bidang kelistrikan dan otomasi, berkomitmen untuk memberdayakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan efisien. ABB mengintegrasikan pengalaman teknik dan teknologi perangkat lunak ke dalam solusi untuk mengoptimalkan manufaktur, transportasi, energi, dan operasi. Mengikuti sejarah luar biasa selama lebih dari 140 tahun, lebih dari 105.000 karyawan ABB di seluruh dunia berdedikasi untuk mendorong inovasi dan mempercepat transformasi industri.